Ingin Masuk Sekolah Pilot? Pahami Resiko Ini

Perkembangan dunia penerbangan yang semakin pesat ditandai dengan pertambahan rute penerbangan sekaligus armada yang dilakukan oleh pihak airline nyatanya membuat peluang kerja sebagai pilot semakin besar. Jika Anda ingin cepat masuk ke dunia kerja setelah kelulusan, jadilah kadet di sekolah pilot. Syarat dasar yang harus Anda penuhi yakni berbadan sehat, berkemampuan bahasa Inggris yang bagus, dan berkelakuan baik. Siap masuk sekolah pilot, berarti Anda harus siap dengan segala resikonya. Berikut berbagai resiko yang harus dihadapi ketika menjadi kadet sekolah penerbangan:

Menyiapkan banyak biaya

Pendidikan & pelatihan di sekolah penerbangan nyatanya lebih singkat dibanding sekolah pada umumnya yakni sekitar 12 bulan lebih tergantung cuaca, fasilitas, serta program pendidikan yang dipilih. Meski durasinya singkat, biaya yang harus dikeluarkan justru lebih banyak. Kabarnya mencapai 800 jutaan lebih. Ini hal yang wajar mengingat kadet akan praktek menggunakan simulator & pesawat latih yang harus impor dengan biaya yang tidak sedikit. Artinya, mau tak mau harus menyiapkan banyak biaya jika ingin menjadi kadet di sekolah penerbangan. Tapi biasanya sekolah penerbangan memberikan keringanan pembayaran dengan cicilan yang harus segera dilunasi sebelum masa pendidikan berakhir.

Menjalani pendidikan semi militer

Di samping harus menyiapkan banyak biaya, resiko lain yang harus dihadapi jika ingin menjadi kadet sekolah pilot adalah siap menjalani pendidikan semi militer meskipun Anda berjenis kelamin perempuan sekalipun. Pendidikan semi militer adalah pendidikan yang sarat akan kegiatan fisik  yang menguras energi & tentunya bakal sangat melelahkan. Tujuannya apa? Para kadet digembleng dengan pendidian semi militer tidak lain untuk meningkatkan ketangkasan sekaligus kedisiplinan akan berbagai hal yang berguna ketika telah menjadi pilot nantinya. Agar tidak terasa berat menjalani pendidikan semi militer di sekolah pilot, Anda harus ingat tujuan awal masuk sekolah pilot.

Mengalami homesick

Kadet di sekolah pilot nyatanya harus tinggal di asrama yang telah disediakan oleh pihak sekolah agar pendidikan & pelatihan jadi lebih maksimal. Ini berarti, siap sekolah pilot berarti harus siap mengalami homesick karena jauh dari keluarga. Namun, jangan biarkan homesick membuat Anda tidak bergairah dalam belajar. Hal ini justru bakal membuat waktu, tenaga, dan biaya yang telah dikeluarkan selama ini sia-sia saja. Lantas, bagaimana cara mengatasi homesick saat tinggal di asrama sekolah pilot? Pertama, menjaga komunikasi dengan keluarga. Pesatnya kecanggihan teknologi saat ini, tentu tidak kerepotan untuk berkomunikasi dengan mereka melalui video call, chat, atau lainnya. Kedua, menjalin keakraban dengan kadet lainnya. Homesick muncul karena Anda merasa kesepian. Oleh sebab itu, jadikan kadet lain sebagai keluarga Anda ketika di asrama agar tidak merasa sendiri. Ketiga, selalu ingat dengan tujuan Anda menjadi kadet pilot sehingga bisa mengikis kerinduan mendalam pada keluarga.

Demikianlah resiko yang harus Anda hadapi ketika ingin menjadi kadet di sekolah penerbangan. Jika merasa tidak siap menghadapi resiko tsb, sebaiknya jangan memaksakan diri. Sesuatu yang dipaksakan ujungnya bakal buruk, entah tidak bisa menyelesaikan pendidikan, sulit menyerap materi pelajaran, atau justru tidak termotivasi untuk belajar.

Aditia

View more posts from this author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *